Online sudah menjadi kebutuhan sehari-hari, mulai dari akses pekerjaan, informasi umum, chatting , hiburan bahkan belajar. Online membuat dunia ini terasa Nyaman karena untuk terhubung kita bisa lebih efektif dah efisien. Kenyamanan inilah kadang tidak sebanding dengan Keamanan. Kenyamanan jika kita bisa memastikan biaya kuota sehari-hari, tentu ini menjadi nyaman. Keamanan sendiri, bisa jadi kita menjadi mangsa dari penjahat internet. Penjahat internet ini berbagai macam, ada yang ingin mencoba memanfaatkan akses internet rumah tanpa ijin, mencuri akun atau password atau mengemabil bahkan mengahapus data yang kita punyai.

Langkah Untuk menghemat anggaran agar kebutuhan online terpenuhi dengan memasang wifi. Wifi ini yang akan dapat mengakomodir semua perangkat yang membutuhkan akses internet. Banyak rumah baru-baru ini memasang wifi dengan tujuan tidak hanya untuk hemat anggaran tetapi kemudahan atau kecepatan akses internet. Tentu kita sudah sadar bahwa kita harus waspada. Waspada untuk apa ?, Waspada dari pihak yang mencoba memanfaatkan akses wifi kita searara tanpa permisi terlebih dahulu (hack password wifi), mengambil alih account social media, email atau media penyimpanan online yang kita miliki. Bisa juga penjahat siber ingin memanfaatkan kelengahan kita agar mendapatkan informasi-informasi penting yang kita miliki. Untuk itu ada beberapa tips akan kita Nyaman dan Aman berselancar internet di dalam rumah. Tips ini rangkuman dari sans sebuah insitius computer secuirty training and certification.

  1. Mengamankan diri kita sendiri

Kita adalah target korban  dari seorang penjahat siber, salah satu teknik yang digunakan adalah dengan mengelabui kita agar kita memberikan informasi yang penting. Bisa melalui email, whatsapp, sms atau telpon. Jangan terlalu cepat percaya dan perlu waspada jika mendapatkan pesan yang mencurigakan atau dengan iming-iming hadiah yang sangat besar (tidak mungkin).

Biasanya pelaku akan menelpon korban agar memberikan informasi tersebut, tidak sedikit yang percaya dan menjadi korban. “STOP” jangan percaya mentah-mentah informasi Internet.

  • Mengamankan Wifi Rumah

Hal ini yang perlu sangat diperhatikan oleh pemilik wifi rumah atau yang baru saja memasang wifi. Tidak serta merta terkoneksi internet, kita sudah senang. Pemilik rumah harus segera mengganti password dari perangkat akses point atau wifi router. Seorang penjahat siber pada  wifi tentu sudah paham dari password default dari perangkat perangkat router tersebut.

Setelah itu, pastikan akses wifi rumah di proteksi dengan password, hindari betul dengan wifi tanpa password. Ini artinya, siapa saja yang ingin memanfaatkan wifi yang kita miliki harus mengetahui atau meminta ijin terlebih dahulu dari kita.

  • Mengamankan komputer atau handphone

Sudah seharusnya kita memasang password atau pin atau passcode pada perangkat yang kita miliki. Komputer yang kita miliki dirumah harus terpasang firewall dan antivirus. Firewall adalah sistem yang dirancang untuk mencegah akses yang tidak diinginkan dari atau ke dalam suatu jaringan internal. Fireawall ini bisa diaktifkan dan nonktifkan melalu control panel panel system and security pada sitem operasi windows.

  • Mengamkan email dan Whatsapp

Manfaatkan fitur two step verification adalah sangat direkomendasikan. Tambahan pengamanan ini dilakukan agar saat akan masuk ke akun email atau mencoba hack wahtsapp dibutuhkan konfirmasi yang dikirim via sms ke nomor handphone yang kita daftarkan verifikasi. Jika belum, segera di setting.

  • Mengamankan Account atau password

Account atau password menjadi rahasia pribadi kita, tidak semestinya kita bagikan secara privat bahkan tentu tidak secara publik. Simpanlah pada tempat yang aman. Untuk password ada beberapa tips agar password kita tidak gampang diretas yaitu, gunakan password yang unik, maksudnya password yang berbeda-beda pada setiap sistem aplikasi yang kita gunakan, Contohnya, password perbankan berbedan dengan password email, bebeda pula dengan password layanan belanjan online dan sebagainaya.

Panjang karakter password minimal 6 diigit dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter .

  • Apa yang kita lakukan jika, sudah di Retas (di Hack)

Jika kita merasa account kita diretas, segeralah ganti password pada setiap layanan aplikasi yang kita punya.

Sahabat, Inilah penting kita membackup data pada layanan cloud (misalnya google drive) atau backup di perangkat eksternal (hardik eksternal, contohnya), ini ini diperlukan jika data yang kita miliki hilang atau terenkripsi oleh ransomware, kita tinggal restore atau mengembalikan dari sistem backup yang kita punya tersebut.

Mari Lindungi keluarga kita dengan membuat aktifitas online kita menjadi Aman dan Nyaman